Arsip untuk Mei, 2007

I didn’t know that (2)

Twinkle twinkle little stars

halo all, kembali lagi ke science
pernah gak liat bintang2 di langit kalo malem pas lagi cerah. indah bukan ?!

pada nyadar gak sih, kalo sebenarnya yang kita liat bintang di langit tersebut sebenarnya maya. Maksud saya yang kita liat itu tidak lah real time. Mengapa…??

mau tau jarak terdekat bintang selain matahari berapa..? yang terdekat bernama Alpha Centauri, jaraknya 4,37 tahun cahaya. bayangkan, kecepatan cahaya saja butuh waktu 4,37 tahun, sedang kan kecepatan cahaya adalah 299,792,458 metres per second (1,079,252,848.8 km/h)
sedangkan di langit ada berjuta juta bintang yang jaraknya beberapa “juta tahun cahaya”.
Jadi pada saat cahaya dari bintang tersebut sampai di mata kita, itu merupakan pancaran cahaya dari berjuta tahun yang lalu, selama berjuta tahun cahaya bintang tersebut mengarungi luar angkasa dan akhirnya sampai ke mata kita pada saat kita melihat bintang tersebut, dan siapa tau bintang tersebut udah gak ada, alias SUPERNOVA

Powered by ScribeFire.

Iklan

Gokana teppan

halo, sebenernya gw udah lama makan disini (baru sekali), restoran jepun, namanya gokana teppan.

gokana.jpgwaktu itu gw nyoba ni restoran di bandung tepatnya di ciwalk (cihampelas walk). gw sih gak mikirin enak apa nggak tapi gw interest aja sama makanan jepang. begitu masuk, mmm tempatnya lumaya cozy, santai. begitu kita masuk pelayannya langsung nyambut dengan kata “irasaimassen”. gw liat menunya cukup variatif, ada ramen, katsudon, dll lupa padahal . menurut mas affan , menu yang mantep ya gokana paket 6, yaitu ada daging sapinya, padahal yang pake daging ayam paket 5 keliatan nya enak juga. berhubung waktu itu gak bawa uang dan pas lagi di traktir, gw mesen minumnya cuma ice lemon tea aja yang murah . ada saladnya pula, tapi masih enakan salad nya hokben. seorang waktu itu habis tidak sampai 25ribu, and itu aja perut udah penuh, pas lah porsinya untuk saya yang kecil ini :mrgreen: . kalo masalah rasa gak kalah sama hokben, gw kasi nilai 8/10. makannya pake sumpit lagi, mantep, serasa di jepang aja :p . thanks to ghif yang waktu itu dah traktir (sering2 aja ya !). foto terlampir biar gak basbang

I didn’t know that (1)

CD dan 74 menit

apakah dari kalian semua masih ada yang punya kaset pita, or piringan hitam mungkin ?
hehe udah jarang kali ya ?, mungkin hanya para kolektor aja. sekarang adalah jamannya digital. semua serba digital, misal CD , DVD, Mp3 dll. sekarang yang saya ingin bahas adalah tentang cd ( compact disc ).
Kenapa sih lama waktu play dari cd itu 74 menit ?, kenapa gak 100 menit or 50 menit ?

jawabannya adalah untuk mengakomodir lagu Beethoven 9th simphony secara full

berikut kutipan dari web site philips :

However, Sony vice-president Norio Ohga, who was responsible for the project, did not agree. “Let us take the music as the basis,” he said. He hadn’t studied at the Conservatory in Berlin for nothing. Ohga had fond memories of Beethoven’s Ninth Symphony (‘Alle Menschen werden Brüder’). That had to fit on the CD. There was room for those few extra minutes, the Philips engineers agreed. The performance by the Berlin Philharmonic, conducted by Herbert von Karajan, lasted for 66 minutes. Just to be quite sure, a check was made with Philips’ subsidiary, PolyGram, to ascertain what other recordings there were. The longest known performance lasted 74 minutes. This was a mono recording made during the Bayreuther Festspiele in 1951 and conducted by Wilhelm Furtwängler. This therefore became the playing time of a CD. A diameter of 12 centimeters was required for this playing time.

Referensi

Powered by ScribeFire.

RM Singgalang Jaya

halo all, ini menjadi post pertama gw tentang cuisine or kuliner. Berhubung ini yang pertama so gw mau ngambil dari kehidupan sehari hari aja.

rmsinggalangIni dia namanya rumah makan singgalang jaya, tepatnya ada di jalan tubagus ismail, dago, Bandung(nomernya kagak tau), setiap minggunya gw pasti nyempetin kesini, bisa 2 or 3 kali, minggu ini karena minggu libur (banyak UAS) gw itung2 udah 3 kali gw kesana. Anehnya gw selalu pesen menu yang sama setiap kali dateng ke situ. Nasi, rendang, dan perkedel, dikasi kuah ayam sayur, kuah cincang sama bumbu rendang. pasti itu, jarang pernah nyoba yang lain. pernah nyoba make ayamnya, itu juga gara2 waktu itu rendang nya blom mateng. sekarang nasi rendang perkedel di banderol 6000 perak (pas untuk kantong mahasiswa). dulu sih pas tingkat 1 makan disini menu begitu cum 4500, pas tingkat 2 naik jadi 5000 perak, eh sekarang jadi 6000. yah tapi mau gimana lagi, rasanya emang udah nempel di lidah mahasiswa. ada 1 lagi menu spesial di rm ini, yaitu es tehnya, wuih seger banget kalo lagi siang2. rasa teh nya unik, tehnya cap bendera (kalo gak salah nih) tehnya dibanderol 2000 kalo gak salah. itulah buktinya kalo esteh nya mantep. rm ini ramai2nya sekitar jam 12 sampai jam 3 sore, jamnya makan siang emang. gak anak itb aja yang makan disini, ada juga anak unpad dan sekitarnya.

Sekedar opini aja, bukan anak ITB kalo belum pernah makan disini, apalagi yang kosannya di cisitubaru. :mrgreen:

Microsoft Robotics Studio workshop @ ITB

Halo all, 12 Mei yang lalu kami mengadakan acara training mengenai dunia robotica, acara kali ini di sponsori penuh oleh Microsoft. Berhubung gw MSA yah gw terpaksa yang nge handle ni acara ama si Ronald . Acara ini diisi oleh 2 orang trainer, yaitu Mas Zeddy Iskandar academic developer evangelist Microsoft indonesia ,dan juga Naren yang baru diangkat jadi IT Pro Evangelist Microsoft Indonesia, congrats man !!, gelar MVP nya kasih ke saya aja deh :mrgreen:

Acara dimulai jam 9 pagi dan selesai kira jam 5an (beuh cape bo !), pagi nya kami persiapan dahulu dengan mengecek perlengkapan peserta seperti penginstalan microsoft visual studio dan roboticsnya. setelah itu training pun dimulai dengan penjelasan terlebih dahulu dari mas Zeddy tentang pemrograman robotics menggunakan bahasa C#. Setelah penjelasan dari mas Zeddy peserta dipersilahkan untuk membuat sendiri program untuk robotnya, program dasar tentunya sudah dibuat terlebih dulu sama si Naren,

robot2untuk robotnya sendiri kami menggunakan robot Mindstorm NXT dari Lego yang programable. oiya malemsebelumnya gw ama Naren dan adeknya Naren ngerakit di robot ampe jam 11 malem (ngantuk pek). Paginya gw juga ngerakit lagi ama si Dani. Berikut gambar dari robotnya

Program workshop tidak berjalan seperti yang dibayangkan, pada waktu yang ditentukan para peserta tidak dapat menyelesai kan program untuk robot yang menggunakan sensor cahaya dsb. Akhirnya kami menggunakan bluetooth sebagai pengontrol dari robotnya sendiri.

foto2 seusai workshop

ws

thanks to ronald bwat foto-nya

Ajaran “Islam Sejati” sesat kah ??

halo, siang ini saya liat metro realitas di metro tv adanya ajaran baru yang muncul di daerah banten, ajaran ini bernama “Islam sejati”. Tepatnya didaerah kampung curaheum, desa pasindangan, kecamatan cileles, kabupaten lebak. ajaran ini bermula dari seorang masyarakat setempat yang bernama Heri. ajaran ini mengajarkan salah satunya adalah Sholat setiap harinya ada lah 3 kali atau 3 waktu, hehe dengan melihat salah satu contoh ajarannya saja saya berani bilang ini adalah sebuah ajaran yang sesat karena tidak sesuai dengan alquran dan hadist.ajaran ini juga telah memprekdisikan bahwa kiamat akan terjadi pada bulan 6 pada tahun 2007 ini.
berikut kutipan dari suatu sumber.

Lanjutkan membaca ‘Ajaran “Islam Sejati” sesat kah ??’

Palapa ring project

palapa ring is a “dream” project of indonesian government since 1997, it is about 34000 km (21100 mile) backbone fibre optic cable network all aorund the country. the total cost of the project is 1.5 billion US$, there are 7 companies will held and licensed this project. here’s the company :

  • PT Bakrie Telecom Tbk,
  • PT Excelcomindo Pratama Tbk,
  • PT Indosat Tbk,
  • PT Macca System Infocom
  • PT Powertek Utama Internusa
  • PT Mobile-8 Telecom Tbk
  • PT Infokom Elektrindo

Although the sum of $1.5 billion is being bandied around as the total cost of the project the consortium has yet to commit to the backbone map that DGPOSTEL and the Indonesian government has been promoting. The map as can be seen below has submarine cables landing every few kilometers as they garland the various islands. The highest cost-component of a submarine cable system are the cable landing stations.The proposed design is not cost-efficient. It would make more sense to land a submarine cable at couple of points in an island and use terrestrial fiber optic or microwave to connect the rest of the island.

sumber : http://www.lirneasia.net/2007/05/non-transparent-licensing-for-palapa-ring-project/

Powered by ScribeFire.


Laman

Blog Stats

  • 351,202 hits

Contact Me

Fajar Flickr Photos